Minggu, 15 Juli 2012

10 karakter game legendaris


Begitu banyaknya video game yang beredar membuat karakter yang diciptakan pun tidak terhitung jumlahnya. Namun tetap muncul beberapa karakter yang paling ikonik dan lekat dalam ingatan gamer.

Guiness World Record coba mengkompilasi 10 karakter video game paling top sepanjang masa. Daftar ini disusun berdasarkan voting dari para fans.

Berikut daftar karakter video game paling top versi Guiness World Record:

1. Sonic


Karakter landak biru ini memang menancap di benak banyak pengguna game dengan penampilan dan kemampuan khasnya. Sejak muncul pada awal tahun 1990-an, Sonic the Hedgehog terus populer sampai masa sekarang dan membintagi begitu banyak serial game. Si landak selalu konsisten masuk daftar karakter game yang paling dikenal. Sonic juga menjadi maskot Sega, salah satu perusahaan game ternama asal Jepang.

2. Kratos


Kratos adalah tokoh utama di serial game God of War. Penampilannya yang sangar dan aksinya yang brutal membuatnya mudah dikenal. Dia dipandang sebagai karakter antihero yang unik dengan pembunuhan sebagai misi utamanya. Berulangkali pula Kratos dipandang sebagai salah satu karakter game paling terkenal oleh berbagai media berpengaruh.

3. Gordon Freeman


Dr. Gordon Freeman adalah protagonis utama di serial video game Half Life besutan Valve. Dia adalah seorang ilmuwan yang tiba-tiba terlibat dalam peperangan besar antara manusia dengan alien. Maka, dia harus menghadapi berbagai situasi berbahaya, kadang malah harus beraksi sendirian. Penampilan Gordon memang memorable sehingga membuatnya favorit.

4. Lara Croft


Rasanya hampir semua gamer mengenal nama Lara Croft yang berpetualang di kisah game Tomb Raider. Wanita seksi kelahiran Inggris ini adalah seorang petualang tangguh yang menelusuri tempat-tempat berbahaya di seluruh dunia. Popularitasnya merambah tidak hanya di dunia game. Ia sudah diadaptasi dalam berbagai media, seperti film Hollywood.

6. Pac Man


Karakter ini memang tidak punya latar belakang ataupun cerita khusus. Namun penampilannya memorable di salah satu game paling populer, Pac Man. Game besutan Namco yang keluar pertama kali tahun 1980 tersebut mungkin masih banyak dimainkan sampai saat ini.

5. Cloud Strife


Cloud Strife adalah karakter jagoan dari serial game Final Fantasy. Dia menjadi tokoh protagonis utama di Final Fantasy VII yang dirilis oleh Square Enix pada tahun 1997. Penampilannya mudah dikenal dengan mata biru, pakaian gelap dan senjata pedang Buster Sword yang gagah.


4. Solid Snake


Game Metal Gear Solid melahirkan beberapa karakter populer, tapi yang paling terkenal mungkin adalah Solid Snake. Dibuat oleh Hideo Kojima, Snake pertama kali muncul di game pertama Metal Gear yang rilis tahun 1987. Solid Snake adalah tentara tangguh, mata-mata dan pemimpin yang disegani

3. Master Chief


Master Chief beraksi sebagai karakter protagonis di serial game terkenal, Halo. Dia muncul di trilogi Halo: Combat Evolved, Halo 2, and Halo 3 dan akan muncul juga di Halo 4. Prajurit hebat ini juga muncul di beberapa novel seperti Halo: The Fall of Reach, Halo: The Flood, Halo: First Strike, dan Halo: Uprising.

2. Link


Karakter Link menjadi tokoh utama di game legendaris Legend of Zelda yang keluar pertama kali pada tahun 1986. Penampilannya yang ikonik membuat Link hampir selalu masuk di dalam daftar karakter video game paling tenar sepanang masa. Link kerapkali digambarkan sebagai seorang anak atau remaja.

1. Mario


Rasanya sah menobatkan Mario sebagai karakter video game paling legendaris. Sampai sekarang pun, tukang pipa yang satu ini masih tetap disukai oleh penggemar tua dan muda. Diciptakan oleh Shigeru Miyamoto, dia menjadi maskot Nintendo dan telah tampil di lebih dari 200 game sampai saat ini.

satanisme

Setanisme, satanic, saetanism secara singkat dapat diartikan sebagai penyembahan setan dan menjadikannya sebagai tuhan. Selain menolak Allah, dan semua agama dan nilai keagamaan, gerakan jahat ini memiliki ajaran melaksanakan hal-hal yang oleh agama dianggap berdosa. Setanisme juga menerima setan, lambang kejahatan, sebagai pemimpin dan pembimbing.

Sejarah Satanisme
Kaum Setanis, yakni para pengikut ajaran setanisme, sudah ada dan melaksanakan kegiatan mereka di setiap tahap sejarah dan dalam setiap peradaban, dari Mesir kuno sampai Yunani kuno, serta sejak Abad Pertengahan sampai hari ini.
Di antara abad ke-14 dan ke-16, para tukang sihir dan orang yang menolak agama sama-sama memuja setan. Setelah tahun 1880-an, di Prancis, Inggris, Jerman, dan sekaligus di berbagai negara lain di Eropa dan Amerika, Setanisme diatur dalam perkumpulan dan tersebar di kalangan orang yang mencari keyakinan dan agama lain.
Penyembahan setan terus berlanjut sejak abad ke-19, mula-mula sebagai Setanisme tradisional, lalu dalam aliran sesat yang lebih kecil yang merupakan pecahannya. Upacara kejam yang dilakukan oleh tukang sihir dan orang-orang tak bertuhan, pengorbanan anak dan orang dewasa kepada setan, perayaan Misa Hitam dan upacara Setanisme tradisional lainnya telah diwariskan diam-diam secara turun temurun.
Lambang Setanisme tradisional yang terpenting adalah dewa Romawi kuno Baphomet. Pada waktu itu, Baphomet menjadi lambang bagi orang yang memuja setan. Para ahli sejarah yang menelusuri asal-usul sosok berkepala kambing ini telah menemukan beberapa petunjuk penting tentang kegiatan Setanis.
Lambang Setanis terpenting kedua adalah pentagram, yaitu bintang bersegi lima di dalam lingkaran. Yang menarik, ada dua perkumpulan rahasia lainnya di samping para Setanis yang menggunakan Baphomet dan pentagram sebagai lambang. Yang pertama adalah perkumpulan Kesatria Biara Yerusalem (Knight Templars), yaitu perkumpulan yang dituduh oleh Gereja Katolik sebagai penyembah setan, dan dibubarkan pada tahun 1311. Perkumpulan lainnya adalah perkumpulan Mason yang telah bertahun-tahun lamanya menimbulkan rasa penasaran karena kerahasiaan dan upacaranya yang aneh.
Banyak ahli sejarah, yang telah menyelidiki masalah itu, percaya bahwa terdapat hubungan antara Kesatria Biara Yerusalem dengan perkumpulan Mason. Menurut mereka, kedua kelompok itu saling melanjutkan satu sama lain. Sesudah Kesatria Biara Yerusalem dilarang oleh Gereja, perkumpulan itu melanjutkan keberadaannya secara rahasia dan akhirnya berubah menjadi paham Mason. Yang pasti tentang Freemasonry adalah, perkumpulan ini bersifat amat rahasia, punya susunan organisasi, dengan anggota di seluruh pelosok dunia.
Uraian yang diberikan para ahli seperti Leo Taxil, yang pernah menjadi seorang Mason, namun telah keluar dari perkumpulan itu, mengatakan bahwa para Mason amat menghormati Baphomet dan melangsungkan upacara yang menyerupai tata-cara penyembahan setan. Kenyataan lain yang menimbulkan kecurigaan adalah bahwa banyak pengikut Setanisme yang kemudian menjadi anggota organisasi Masonis atau Free Mason.
Kini, para setanis telah meninggalkan upacara dan markasnya yang rahasia itu, untuk keluar ke jalan-jalan. Para Setanis dengan giat menyebarkan ajarannya di setiap negara. Baik melalui buku-buku, terbitan berkala, dan Internet sebagai usaha untuk mereka merekrut anggota baru.
Tak peduli di negara mana pun mereka berada, para Setanis menampilkan citra yang sama. Cara berpakaian berwarna hitam, asesoris, tata cara penyembahan, kesamaan surat yang mereka tinggalkan sebelum melakukan bunuh diri dan ciri lainnya menunjukkan bahwa Setanisme bukanlah gerakan biasa yang isinya penganggur, melainkan sebuah organisasi yang sengaja bersandar pada landasan pemikiran.

Ideologi Setanisme

Setan adalah sebutan, bagi makhluk-makhluk yang berusaha merusak kehidupan manusia. Setan bisa dalam bentuk jin dan manusia. Mereka bekerja siang dan malam tanpa kenal lelah untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah, agar umat manusia menjadi pengikutnya, sehingga menjadi teman mereka untuk hidup di neraka nanti, itulah inti tujuan sebenarnya.
Pada dasarnya aliran Setanisme dibagi menjadi dua macam, yaitu Teistik dan Atheistik. Aliran teistik atau biasa disebut juga Setanisme Tradisional,adalah suatu bentuk kepercayaan yang menganggap bahwa Setan sebagai dewa, sedangkan aliran Atheistik (Ateis) adalah suatu aliran kepercayaan yang tidak mengakui adanya Tuhan ataupun Dewa untuk disembah. Bahkan kaum setanisme tidak percaya adaya setan sebagai makhluk yang nyata. Meskipun disebut sebagai penyembah setan, tapi mereka tidak mengakui adanya setan. Bagi kaum setanis, setan hanyalah lambang yang menyatakan permusuhan terhadap agama dan prinsip kekerasan hati mereka.
Salah satu Aliran Setanisme Atheistik yang terkenal adalah Gereja Setan (the Church of Satan) yang didirikan oleh Anton Szandor LaVey (Anton LaVey),karena namanya aliran ini disebut dengan aliran LaVeyan.
Namun ciri utama dari para pengikut setanisme adalah, mereka Ateis (tidak mengakui adanya Tuhan), sekaligus materialis (hanya mengakui keberadaan benda belaka), mereka mengingkari adanya Tuhan dan semua makhluk ghaib.
Dalam sebuah tulisan yang berjudul “Pengantar Setan” yang diterbitkan gereja setan, para setanis sebenarnya adalah ateis.
Setanisme adalah agama yang tidak mengenal tuhan. Tidak ada yang perlu ditakuti selain akibat tindakan mereka sendiri. Kaum setanisme tidak percaya adanya Allah, malaikat, surga, atau neraka, iblis, setan, ruh jahat, ruh baik, peri atau makhluk ghaib lainnya. Setanisme bersifat ateis dan Otodeis : “Kami menyembah diri kami sendiri. ...Setanisme adalah materialis ... setanisme adalah lawan agama”. (Vexen Crabtree “A Description of Satanism”)
Jadi pada intinya, ini adalah pemikiran dan keyakinan dari filsafat kebendaan. Dalam buku Satanism : The Feared Religion (agama yang ditakuti), yang diterbitkan oleh gereja setan, pengertian setan bagi para penganut setanisme adalah “Setan adalah lambang manusia yang hidup seperti dituntun keangkuhan dan sifat jasmaniyahnya”. (peter H Gilmore, Satanism : The Feared Religion, marrimac book, 1992)
Adapun ungkapan sifat jasmaniah manusia sebenarnya menggabarkan inti setanisme. Para setanis percaya bahwa pada dasarnya manusia dalah binatang liar. Perinsip keyakinan ini amat ditekankan pada berbagai naskah setanis. Misal gereja setan sering menggunakan istilah “hewan jasmaniah” untuk menggambarkan manusia.
Sudut pandang ini terletak pada dasar kecenderungan periliaku ganas setanisme. Contohnya, para setanis menganggap serangan, pertumpahan darah, pemerkosaan adalah benar. Karena bagi mereka inilah perilaku alamiah binatang liar.
Bagi para setanis, seorang manusia adalah binatang buas yang hidup menurut nafsunya. Yang merupakan hal yang harus dia lakukan.
Dokumen yang berjudul “A Description of setanism”(Sebuah gambaran tentang setanisme), terbitan gereja setan, berkata tentang hal ini : “Semua manusia dan binatang berasal dari sumber yang sama dalam ilmu biologi murni. Setanisme adalah keyakinan bahwa manusia tidak lebih dari binatang tingkat yang lebih tinggi : kita tidak punya tempat khusus dalam penciptaan, selain telah beruntung karena telah berevolusi dan bertahan.” (Vexen Crabtree “A Description of Satanism)
Menurut Roald E Kristiansen yang menulis tesisnya tentang setanisme, menyatakan bahwa “Setanisme dapat dianggap sebagai sebuah agama Darwinistis sosial yang berupaya membela hak-hak golongan terkuat untuk menguasai yang lemah, karena itulah cara manusia untuk maju sebagai sejenis makhluk biologis, sehingga tetap memelihara perannya sebagai ujung tombak evolusi sosial dan alami” (Roald E Kristiansen, A study of Satanism on the internet in the 1990’s)

Pelopor Satanisme Modern

Aleister Crowley, adalah pelopor satanisme modern, yang memiliki julukan “The Beast”. Aleister lahir di Worwickshire. Semenjak kecil dia meninggalkan sekolah danmenjadi anggota “Secret Order of The Golden Dawn”.
Crowley telah mulai mencoba untuk menghubungi setan semenjak tahun 1898, saat ia menjadi anggota Order of the golden dawn. Kemudia pada tahun 1900, Crowley bergaul dengan masyarakat elit Inggris, sambil menyebarkan pengetahuannya tentang pemujaan setan, kepada para pemimpin politik Mason, Bangsawan dan Keluarga kerajaan.
Crowley adalah Okultis sejati, yang tidak memiliki pekerjaan lain. Ia sangat tertarik pada ideologi setanisme dan Free Masonry. Dalam bukunya yang berjudul “Pengakuan”, ia mengaku menjadi anggota freemason di Loji Anglo Saxon, di Paris. Dia juga menambahkan tentang bagaimana dia menjadi master di Loji tertua itu, dan paling dihormati di London.
Loji Studholme (1591), yang dikabarkan Tony Blair (mantan perdana mentri Inggris) juga sebagai salah satu anggotanya saat ini. Crowley bersama dengan Albert Pike, memiliki gairah yang besar terhadap Idelogi setansime. Dalam bukunya yang berjudul “Ilmu Sihir”, Crowley menulis : “Sang Iblis adalah ular ini, Setan, dia hidup da dicintai, dia adalah cahaya dan gambaran zodiaknya adalah Capricornus, kambing melompat, kepala kambing”.
Setelah mengalami konflik dengan ketua The Golden Dawn, dia keluar dan mulai melakukan perjalanan keliling dunia bersama istrinya Rose. Hingga ia tiba di Mesir, Kairo pada tahun 1904. Mereka sering melakukan ritual bersama, bahkan sampai ke Piramida. Pada suatu saat ketika Rose dalam kondis kesurupan, dia menyampaikan pesan kepada Crowley :
"“dia menunggu mu ..”" "“dia .. dewa perang .. anak osiris .. Horus !! ..”"
Pada masa itu, sebelum isu tentag alien (makhluk luar angkasa) dan UFO, serta mengenai bentuk dan rupa alien, Crowley telah menggambar sketsa makhluk yang telah menghubunginya. Namanya “Lam” utusan Horus.
Dimana Lam memberi instruksi kepada Crowley untuk duduk di hadapan meja selama tiga hari berturut-turut. Ketika crowley melakukannya, tubuhnya diambil alih dan tangannya mulai menulis secara otomatis, pesan-pesan dari setan. Kemudian tulisan tersebut menjadi sebuah buku yang berjudul “The Book Of The Law” (Buku Hukum) tahun 1904. "“era baru horus akan segera dimulai, tapi sebelumnya bumi harus bermandikan darah” “biarkan pelayanku hanya sedikit dan tersembunyi, mereka akan berkuasa atas orang banyak dan yang terlihan” (Lam, utusan horus). Buku ini meletakan undang-undang tingkah laku yang sederhana, yaitu : “Lakukan apa kehendak mu” akan menjadi keseluruhan hukum. “Cinta adalah hukum.. Cinta dengan kehendak..” tidak ada hukum yang melebihi “Lakukan apa kehendak mu !”. “Satan, Cry aloud!, Thou exalted most high!, oh my father satan! The eye!” “Setan menangis keras ! .. engkau mulia! .. yang paling tinggi .. oh ayahku setan !, mata satu !”" (Alesiter Crowley : Magnum Opus – buku 4).
Di dalam agama Thelema yang diajarkan Crowley, dia menyembah dewa bernama “heru-ra-ha“ yang berarti “Horus di Horizon”. Kemudian Crowley mendirikan Loji heru-ra-ha atau dikenal juga sebagai O.T.O - Ordo Templi Orientis.
O.T.O adalah perkumpulan pemuja setan hard core. Crowley melengkapinya dengan ritual inisiasinya dalam perayaan 33 degree Scottish Rite Freemasonry. Pada tahun 1912, crowley menjadi pemimpin O.T.O Inggris, yang merupakan keturunan langsung Iluminati Bavaria yang asli.
Bahkan crowley mengklaim, bahwa pembentukan O.T.O adalah untuk membangun kembali free masonry, kepada akar iluminati Jerman-nya. Crowley benar-benar menginginkan untuk bergabung dengan Iblis. Pengetahuan yang menyesatkan itu, secara langsung diberikan oleh setan kepada crowley, yang kemudian dilanjutkan dan disebarkan oleh para pengikutnya, untuk menyesatkan umat manusia. Seperti yang telah di uraikan diatas, bahwasannya ajaran crowley adalah “Lakukan apa kehendak mu !!”. Ideologi ini adalah, agar setan bisa merusak tatanan aturan agama, sehingga manusia benar-benar sesat tanpa aturan. Adapun tujuan nya adalah, untuk menguasai manusia dan menjadi pemimpin yang menyesatkan manusia.
Crowley mengajarkan, bahwa seseorang bisa menjadi jenius dalam musik, bila mereka mau memperaktekan dan mempropagandakan ajaran setanisme. Banyak pemusik dan bintang Rock menjadi terkenal, setelah memperaktekan ajaran setanisme aleister crowley.
Salah satunya adalah Ozzy Osbourne, ia menyebarkan ajaran crowley (setanisme) melalui lagu dan musik kepada kaum muda. Bahkan Osbourne membuat sebuah lagu yang berjudul “Mr.Crowley”, karena ia benar-benar mengaguminya. Pada bab selanjutnya, akan dibahas mengenai sepak terjang mereka di dunia industri musik.
Adapun rencana besar yang lain, sebagai bagian rencana setan untuk menyesatkan manusia melalui crowley adalah membawa revolusi obat bius, membukakan pintu untuk masyarakat untuk menggiringnya pada roh jahat.
Dalam “Buku Hukum”, roh setan yang terhubung melalui aleister crowley, terus menggemakan rayuan satanis dari taman Eden, selama bertahun-tahun. Dia menyatakan “aku adalah ular yang memberikan pengetahuan, kesenangan dan keagungan yang mulia, yang mengendalikan hati manusia dengan kemabukan. Untuk menyembah ku.. minumlah anggur dan obat-obat bius aneh, sesuatu seperti heroin dan alkohol mungkin dan harus digunakan untuk tujuan penyembahan, yaitu masuk ke dalam perjamuan suci bersama “ular” yang memberikan pengetahuan, kesenangan dan keagungan yang mulia. ” Robert anton wilson yang memainkan peraan penting dalam revolusi kebudayaan di tahun 60-an, mengatakan dalam bukunya “Seks & Drugs”, menyatakan bahwa : “Crowley memainkan peranan yang enentukan dalam mengembangkan filosofi ataupun mistik, pada revolusi obat bius”.

Musik dan Film Satanisme.

Satanisme muncul dalam banyak hal salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces). Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial The X-Files mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film. Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah memopulerkan satanisme.
Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :
  • Lagu dari Ozzy Osbourne "Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar"
  • Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan
  • Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.
  • Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida.dari dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.
  • Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.
  • Thn 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.
  • Marilyin Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.

10 Seragam Sepak Bola Paling Legendaris


10. Juventus
Kostum ini dipakai Juventus sebagai peringatan 100 tahun berdirinya La Vecchia Signora. Warna merah jambu (pink) dipakai karena warna itulah yang dipakai saat Juve pertama kali berdiri. Untungnya, saat memasukki abad ke-20, kostum hitam-putih mulai dipakai. Jika tidak, mungkin julukan Juventus kini menjadi Colore Rosa (pink) yang jauh lebih feminim.

9. Kroasia, 1996
Pada penampilan perdananya di turnamen besar, Kroasia langsung menggebrak dunia karena berhasil masuk hingga perempat-final Euro 1996 di Inggris. Bermaterikan beberapa pemain bekas tim juara Piala Dunia Yunior 1987, Kroasia hanya kalah dari Jerman, yang akhirnya menjadi juara, di Old Trafford. Kostum kotak-kotak merah-putih juga menjadi inovasi tersendiri dalam kejuaraan itu.
8. Ajax Amsterdam
Bagian vertikal merah di tengah dan diapit oleh putih di masing-masing sisi menjadi ciri khas tersendiri bagi raksasa Belanda ini. Mungkin hanya perubahan sponsor yang memberikan sentuhan berbeda yang tak signifikan untuk jersey yang unik tetapi sederhana ini.

Kostum kandang Ajax seperti yang dikenakan Edgar Davids sudah melegenda
7. Denmark, 1986
Kostum ini mendatangkan cukup banyak kontroversi, serupa seperti kemunculan tim Skandinavia ini. FIFA sempat ikut campur dalam masalah ini, karena bukan hanya baju yang separuh merah dan putih, tetapi juga celana. Akhirnya, celana pun berubah menjadi putih, tetapi prestasi Denmark di Piala Dunia Meksiko 1986 tetap luar biasa dengan mencatat nilai sempurna di babak grup termasuk dari tim kuat Jerman Barat, tetapi akhirnya dibantai Spanyol di 16 besar.
6. Real Madrid, 1960-an
Kejayaan Real Madrid pada era 1960-an di atas lapangan hijau, bukan hanya memberikan inspirasi dari permainan mereka di lapangan, tetapi juga dari kostum tim yang digunakan. Warna putih polos dan tak dirusak oleh motif ataupun logo dicontoh oleh banyak tim, termasuk Leeds United dan kini LA Galaxy.
5. Jorge Campos, 1990-an
Kiper Meksiko ini menjadi satu-satunya peserta individu yang masuk dalam daftar ini. Kiper eksentrik ini dikenal dengan kepiawaiannya di bawah mistar, dan lebih karena kostumnya yang unik. Campos dikenal sering merancang sendiri kostum yang dipakai. Meskipun terkadang aneh dan tak masuk akal sehat, tetapi keberaniannya untuk tampil beda patut diacungi jempol.

Inilah salah satu kostum kebanggaan Jorge Campos yang cenderung bercorak warna-warni
4. Glasgow Celtic, 1967
Selain sukses meraih gelar Liga Champions, Glasgow Celtic juga berhasil mencuri perhatian karena jersey yang digunakan. Celtic pernah menggunakan kostum tanpa nomor punggung! Nomor hanya terdapat di celana, hingga akhirnya UEFA meminta Celtic untuk memasang nomor di punggung mereka.

Garis hijau putih polos yang membawa Celtic juara Liga Champions ini tanpa dilengkapi nomor punggung
3. Belanda (Johan Cruyff), 1974
Masalah sponsor, serupa seperti yang terjadi terhadap pebasket Michael Jordan pada Olimpiade Barcelona 1992, ternyata juga terjadi di dunia sepakbola. Johan Cruyff menolak memakai tiga garis yang menghiasi kostum tim Oranye pada Piala Dunia 1974 karena ia memiliki kontrak pribadi dengan Puma. Sebagai solusi, akhirnya hanya ada dua garis pada kostum Cruyff. Selain itu, Cruyff juga ngotot mengenakan nomor punggung 14, meskipun saat itu Belanda mengatur nomor punggung berdasarkan abjad pemain.

Tampak jelas hanya terdapat dua garis hitam membujur di atas pundak dan lengan Cruyff serta nomor 14 pada celananya
2. Prancis, 1984 dan 1998
Kostum Les Bleus pada Piala Eropa 1984 punya makna tersendiri bagi rakyat Prancis. Saat itu, Michel Platini berhasil membawa Prancis juara Euro 1984. Saat menggelar Piala Dunia 1998, Prancis memutuskan mengenakan kostum serupa seperti yang digunakan Platini pada 1984 dengan harapan Zinedine Zidane dkk. berhasil menjadi juara. Harapan itu terkabul, dan Zidane mengikuti jejak Platini mengangkat piala bergengsi bagi Prancis dengan kostum serupa.

Seragam yang dipakai Zidane saat juara Piala Dunia 1998 ini mirip dengan yang digunakan Michel Platini
1. Indonesia, 1956
Salah satu prestasi terbaik timnas Indonesia antara lain adalah lolos ke Olimpiade Melbourne 1956, dan bahkan sempat menahan imbang tanpa gol Uni Soviet, sebelum akhirnya Uni Soviet berhasil menggilas Indonesia pada partai ulangan dan kemudian berhasil meraih medali emas. Kostum hijau putih konon menjadi salah satu kostum yang digunakan tim Merah Putih saat itu dan kemudian sempat dipakai hingga 1981. Setelah hilang lebih dari dua dasawarsa, unsur hijau kembali hadir untuk kostum Piala Asia 2007. Kostum untuk Piala Asia 2007 itu mendapat sambutan hangat karena pemasaran yang cukup gencar dan dijual bebas, tetapi sayang kemiripan warna itu tidak mencapai keberhasilan yang sama seperti Prancis. Tim PSSI mampu tampil cukup baik pada Piala Asia 2007, tetapi kemudian harus mengakui kehebatan raksasa Asia lain dan setelah itu Garuda kembali meredup.

Perbedaan Jersey Grade ORI dan Grade AAA

  1. Jersey grade ORI detailnya dibedakan sedikit sekali dari ORI (dalam ini yang dibedakan hanya kode produksinya saja agar harga jualnya bisa lebih murah. Namun, dari segi bahan dan detail utama sudah sama dengan ORI.
  2. Sablon dan jahitan rapih seperti ORI.
  3. Logo di bagian punuk (belakang leher) untuk grade ORI jika dipegang akan lebih tebal daripada grade AAA. Pada grade ORI, logo tersebut nampak seperti karet karena timbul.
  4. Polybag pada grade AAA hanya disampul dengan plastik biasa, sedangkan pade grade ORI plastiknya menyerupai tutup obat dengan warna putih pada lekatannya.
  5. Size untuk grade ORI adalah S/M/L/XL seperti ORI. Untuk grade AAA jarang sekali ada size L.
  6. TAG pada grade ORI terdapat stiker barcode yang membedakannya dengan grade AAA, walaupun kode yang tertera tidak sama persis dengan kode pada jersey original.
  7. Bahan, corak, & warna jersey pada grade ORI lebih menyerupai original. Bahan yang digunakan adalah 100 % high polyester. Lebih cerah dan rapih dibanding grade AAA.
  8. Logo authentic pada grade ORI adalah benang perak. Sedangkan untuk grade AAA, logo authentic-nya biasa.
  9. Sablon sponsor pada grade ORI lebih tebal dibanding grade AAA.
  10. Grade ORI agak elastis dan lentur tidak seperti grade AAA.
  11. Grade ORI lebih halus jika diraba bagian dalam dan luar daripada grade AAA.

Sabtu, 09 Juni 2012

Inilah 10 Video di YouTube Paling Banyak Dilihat Sepanjang Masa

Pernahkah kita bertanya-tanya

tentang video di YouTube yang
paling populer ?. Atau Bagaimana
tentang pertanyaan 10 besar video
paling banyak dilihat orang
sepanjang masa?. Marilah kita
cari tahu 10 video paling top
dalam sejarah YouTube sejak
layanan tersebut hadir di web,

musik mungkin adalah media
yang paling sering ditonton orang
dilayanan itu seperti dari penyanyi
Lady Gaga yang lagi di gemari
dunia saat ini.dan juga tidak
ketinggalan video lucu yang
mungkin bisa membuat tertawa.
inilah Top 10 video YouTube
yang paling sering dilihat
sepanjang masa.-

sampai tulisan ini di posting.
1.) Lady Gaga- Bad Romance-
202.703.217 views
2.) Charlie bit My Finger- Again! 188.807.604. Views.
3.) Evolution of Dance
143.253.301 views

4.) Justin Bieber- Baby ft. Ludacris
132.804.409 views
5.) PitBull – I Know You Want Me
( Calle Ocho )

119.941.729 views
6.) Hahaha
119. 169.577 views
7.) Miley Cyrus – 7 Things
118.295.452 views
8.) Miley Cyrus – Party In U.S.A
117.726.104 views
9.) Jeff Dunham – Achmed The Dead
111.899.669 views
10.) Lady Gaga – Just Dance.
ft Colby O’ Donis

109.889.675 views
10 top di YouTube yang banyak
dilhat semuanya diatas 100 juta.
Dan bila ada video disana yang
lebih sering ditonton saat ini tetapi
terlewatkan oleh kami bisa
berbagi disini.

Kamis, 07 Juni 2012

Living Things






Living Things (Linkin Park album)
Living Things
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/c/c9/Linkin_Park_-_Living_Things.jpg/220px-Linkin_Park_-_Living_Things.jpg
Released
June 26, 2012[1]
(see release history)
Recorded
2011–2012 at NRG Recording Studios
(North Hollywood, California)
Length
36:58
Linkin Park studio album chronology
Living Things
(2012)


Singles from Living Things
  1. "Burn It Down"
    Released: April 16, 2012
Living Things is the fifth studio album by the American rock band Linkin Park. It is set for release on June 26, 2012 through Warner Bros. Records in the United States.[2] Production was handled by vocalist Mike Shinoda and Rick Rubin, who both co-produced the band's previous studio albums Minutes to Midnight (2007) and A Thousand Suns (2010). Living Things was chosen as the album's title because the album is more about people, personal interactions, and is far more personal than their previous albums.[3]
The band states that Living Things combines elements from their previous four studio albums to create a new sound. They stated they finally felt they were in "familiar territory" and "comfortable in [their] own skin" after years of experimentation that resulted in their two previous studio albums, Minutes to Midnight and A Thousand Suns.[4][5][6][7]
The lead single for the album, "Burn It Down", was sent to radio and released to digital music retailers on April 16, 2012.

Background and recording
In June 2011, lead singer Chester Bennington revealed to Kerrang! that Linkin Park had begun working on new material for their fifth album. He explained, "We've been working on a new record for the past two months. The music is great and we're well ahead of where we're expecting to be. There aren't a whole lot of noises going on, but there are a lot of good songs."[8]
The band's co-lead vocalist and rapper Mike Shinoda and Rick Rubin served as producers for the album. "Typically we'll have a once-a-week meeting to go listen to the songs that they're coming up with and talk about them. For so early in the project, they are much further along than they have been on the last two albums we did. On A Thousand Suns there were still a lot of irons in the fire. We knew, 'OK, we can't do this forever. Let's leave this batch and we'll come back and address it when we start up again'", Rubin said.[9] Bennington explained that Rubin "gives us spaces to just be ourselves and to work on our own...He gives us a clear and concise description of what he likes...He would like us to push ourselves into a more fresh take on that particular sound."[10] He also stated that Shinoda guides the band through the process of each song, and called the team-up of Shinoda and Rubin "our golden ticket."[10]
In July 2011, Bennington told Rolling Stone that Linkin Park aims to produce a new album every eighteen months, and that he would be shocked if a new album did not come out in 2012. The band continues to record and produce new material even while touring. Bennington commented on Linkin Park's schedule, stating, "Touring for two years is excruciating. When we would tour for two years even the most resilient person in the band, at the end of that, was fucking miserable."[11] He further elaborated on their ideas in an interview with MTV saying, "We do have a really great head start. We've got some great music, some good ideas. The creativity has continued to flow for us for the last few years, consistently."[12] He later revealed in another interview in September 2011 that the band was still in the beginning phases of the next album, saying "We just kind of began. We like to keep the creative juices flowing, so we try to keep that going all the time...we like the direction that we're going in."[13] Shinoda told Complex that they spent a year in making the album,[14] as well as elaborating on the album's sound, saying that "It doesn’t lose any of the creativity of the newer stuff and it brings in the energy of the older stuff. It’s kind of a comprehensive sound. I feel like we’ve been able to take all the stuff we’ve learned on the way and put it all together in each song and still keep it fresh and forward-thinking."[14]
Shinoda spoke to Co.Create about the album's art, saying that it will "blow them [the fans] away...the average person is not going to be able to look at it and go, I understand that that’s completely new, like not just the image but the way they made the image is totally new. So there’s going to be that."[15] On April 9, 2012, the band released a teaser video for the album on Tumblr.[16][17] Warner Bros. Records announced that the album's art will be released on April 16, 2012, the same day "Burn It Down" will be released.[18]
On April 15, 2012, Mike Shinoda posted a blog update confirming that the new album title will be Living Things and that the album will be available for pre-order through their website, starting April 16.[19] Living Things will be released on June 26, 2012.[20] Pre-orders for the album began in April 17, 2012; upon purchase, fans will be subscribed to Living Things Remixed, remixed songs from the album.[21] According to Warner Music Japan, the album is 37 minutes long.[22]
On May 9, 2012, a worldwide interactive scavenger hunt commenced.[23] Shinoda proclaimed the near-end of the scavenger hunt in May 23, 2012, stating he would call BBC Radio 1 DJ Zane Lowe the next day to premiere a new song from Living Things, the end result of the hunt.[24] Shinoda commended fansite Linkin Park Association for their extended coverage of the scavenger hunt.[23] The song that premiered on BBC Radio 1 on May 24, 2012 was "Lies Greed Misery".[25] Shinoda then gave permission to Linkin Park Association to leak the song to the internet.[26][27]
Composition
In an interview featured in the March 21, 2012 issue of Kerrang! magazine, Bennington stated that the band has returned to more 'familiar' territory on their new record, saying "with this [new] album, we've incorporated a lot of guitar work with big choruses and the heavier electronic stuff to give it that really big wall of sound feeling without getting too metal. This will be more familiar to people than A Thousand Suns was, where we were like 'Fuck it, we're just going to go bonkers." Bennington also said that the new album's lyrics would be personal and avoid being political, adding "We've been writing a lot about relationships."[28][6] Bennington and Shinoda echoed similar statements during an interview with Spin, with the former commenting that "We now know we have the skills and the tools to take those ideas and make them into what we’re actually looking for, as opposed to getting into it and discovering that it just sounds really nü-metal. That's always going to be gross to us, but we can take elements of that and reinvent the vibe, make it new and fresh."[5] The two previewed five songs from the album, as well as announced that they had collaborated with Canadian musician Owen Pallett.[5] The vocalists also stated that they have adopted numerous influences and topics for the album, particularly about people.[5]
Bennington told Live 105 that the band is "embracing everything that [they] have done in the past," taking the "best pieces" of their previous four albums and "smash them together into this new record."[10] Shinoda explained in an interview with NME that the album would not return to their nu metal sound, however they assured that the record "gets back to our roots and it's captured a feeling that we haven't gone after in many years."[29] He also spoke similar statements to Bennington about combining elements of all four albums, saying, "We've learned so much from all the albums we've done, so we've taken everything we've learned and mixed it all into one."[7] Shinoda stated that the album is more "rap-centric" compared to their previous two albums.[30] Like the band's first two albums, the penultimate song ("Tinfoil") is an instrumental.[31]
Release and promotion
The band will tour with Incubus and MuteMath for the 2012 Honda Civic Tour.[32] Rolling Stone hosted a chat between Shinoda, Incubus guitarist Mike Einziger, and the fans of both bands to discuss about the tour.[30] The band will embark on a summer tour in promotion of Living Things, preceding the album's release.[33] On May 26, 2012, the band played at the Rock in Rio Festival in Lisbon, Portugal. The event was streamed on YouTube.[34]
On March 28, 2012, Shinoda confirmed that the album's first single is "Burn It Down" and would be released for radio airplay and digital download[18] on April 16, 2012. He also confirmed they were filming a music video for the song,[35][36] with the band's turntablist Joe Hahn directing the video.[37] The band teamed up with the Lotus F1 team to create a musical racing iPad app entitled Linkin Park GP, where players drive a Lotus E20 and interact with an environment that allows the player to create a remix of "Burn It Down", as well as zooming into individual sections of the song.[38] The music video for "Burn It Down" premiered on MTV on May 24, 2012.[39]
On June 4, 2012, "Lies Greed Misery" lyric video was released and was featured in a trailer for the video game Medal of Honor: Warfighter, that was revealed by Electronic Arts at E3 2012.[40][41]
Critical reception
Chris Epting of Noisecreep described Living Things as "a brilliant, definitive collection that represents an important band at its peak - yet again."[42] Rick Florino of Artistdirect called it the band's "best record and a landmark for rock as a whole."[43]
Track listing
All songs written and composed by Linkin Park[44]
No.
Title
Length

1.
"Lost in the Echo"  
3:25

2.
"In My Remains"  
3:20

3.
3:50

4.
"Lies Greed Misery"  
2:26

5.
"I'll Be Gone"  
3:31

6.
"Castle of Glass"  
3:25

7.
"Victimized"  
1:46

8.
"Roads Untraveled"  
3:49

9.
"Skin to Bone"  
2:48

10.
"Until It Breaks"  
3:43

11.
"Tinfoil"  
1:11

12.
"Powerless"  
3:44

Total length:
36:58


Japanese bonus track[1]

No.
Title
Length








13.
"What I've Done" (Live)
4:04








Release history
Region
Date
Label
Format
Catalog
June 19, 2012
Warner Bros.
CD

June 20, 2012
CD
WPCR-14496
June 22, 2012




CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048


CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048
June 25, 2012
CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048
June 26, 2012
CD, digital
9362495048
CD, digital
9362495048